Inilah Alasan Mengapa Meletakan Nasi Pada Rice Cooker Selama 1 Hari Itu Sangat Berbahaya ! Bantu Bagikan

Memasak di zaman sekarang memang lebih mudah. Ini karena kita dimanjakan dengan berbagai peralatan masak yang dapat memudahkan proses memasak dalam waktu singkat. Salah satunya adalah rice cooker atau penanak nasi.
Bandingkan dengan zaman orang tua kita dulu. Memasak nasi harus lebih dulu melakukan proses yang dinamakan mengaron. Setelah iu baru dimasak dengan dandang atau kukusan nasi. Kalau nasi sudha dingin, menghangatkannya pun harus dimasak lagi dengan dandang. Duh, repot kan?!





Tapi tahukah Anda? Nyatanya menaruh nasi dalam rice cooker dalam kurun waktu lebih satu hari bisa memiliki resiko tidak baik untuk kesehatan. Perlu di ketahui bila beberapa type bakteri tahan panas masih tetap dapat tumbuh pada suhu hangat dan menyebabkan rusak pada nasi sampai menyebabkan nasi jadi lembek, berlendir hingga basi.
Nasi yang dihangatkan senantiasa akan alami penurunan kandungan vitaminnya terutama vitamin yang tidak tahan terhadap panas, seperti vitamin B1 (tiamin), niasin, dan vitamin B2 (riboflavin). Karena itu, dianjurkan untuk tidak menaruh nasi dalam rice cooker atau magic jar dalam waktu yang sangat lama.


Untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya Anda perhatikan cara menggunakan rice cooker yang benar.


Pertama, gunakanlah rice cooker dengan tepat. Contohnya, ketika nasi sudah matang, tunggulah kira-kira sepuluh menit, lalu matikan. Jangan biarkan nasi yang sudah matang terlalu lama dalam rice cooker, karena nasi akan menjadi keras.


Kedua, simpanlah rice cooker Anda di tempat yang aman, sejuk, dan jauh dari jangkauan anak-anak. Jangan lupa juga untuk menyimpan rice cooker di tempat yang terjangkau agar mudah pada saat akan menanak atau menyiapkan nasi untuk keluarga Anda.
Ketiga
style="border: 1pt none windowtext; padding: 0in;">, cuci dan bilaslah rice cooker dengan menggunakan air bersih. Sebaiknya jangan menggunakan sabun atau detergen yang berlebihan agar tempat tanak nasi tidak menimbulkan bau ketika akan digunakan lagi. Jika terpaksa harus mencuci dengan sabun, sebaiknya bilaslah hingga benar-benar bersih dan tak berbau lagi.


Keempat, tanaklah nasi ketika mendekati waktu makan. Hal ini dapat membuat keluarga Anda dapat menikmati nasi yang baru, segar, lunak, dan hangat.


Kelima, Jika rice cooker Anda menggunakan panci antilengket, cuci beras dalam wadah lain sehingga tidak menggores lapisan antilengket dari panci rice cooker Anda. Mahal jika harus mengganti panci antilengket Anda jika rusak.


Enam, jika nasi yang tersisa dalam rice cooker tinggal sedikit, segeralah matikan dan membuka tutupnya. Hal ini bertujuan agar alat pemanasnya tidak cepat rusak.


Tujuh, jangan lupa untuk membersihkan sisa nasi yang lengket di dalam tempat tanak nasi. Caranya dengan memasukkan air panas ke dalam tempat tanak nasi, kemudian tunggu selama 5-10 menit, agar sisa nasi yang lengket pada bagian sisi bawah atau samping dapat dengan mudah dikeluarkan dan dibersihkan.


Delapan, agar rice cooker Anda tahan lama, jangan memaksakan menanak nasi dalam volume yang berlebihan. Perhatikan batas garis kapasitas pada tempat tanak nasi.


Sembilan, letakanlah rice cooker Anda dengan posisi yang seimbang dan tegak agar alat pemutus aliran listrik dapat bekerja dengan baik. Jangan meletakkan rice cooker di permukaan yang tak rata. Hasilnya nasi tak akan matang secara merata.


Sepuluh, jangan lupa untuk memeriksa selalu alat pemutus aliran listrik otomatis. Jika alat ini rusak maka listrik akan terus mengalir ke elemen pemanas meskipun nasi telah matang.


Diluar itu, rutinitas lain yang sebaiknya Anda tinggalkan yaitu menaruh makanan dalam kantong bahan plastik. Plastik kresek dapat dipakai untuk mengemas bahan makanan mentah seperti sayuran dan buah-buahan. Namun sebaiknya jangan sampai dipakai untuk mengemas masakan, kue-kue, minuman, minyak goreng atau makanan yang lain yang siap Anda konsumsi.