Renunglah, Doa Orang Tua Adalah Modal Terbesar Kesuksesan Seorang Anak, Setuju?

Tidak dapat dipungkiri, kalau doa orang tua merupakan modal terbanyak kesuksesan seseorang anak, kesuksesan yang dicapai oleh seorang tidak dapat lepas dari kedudukan orang tua. paling utama doa mereka. ya, doa orang tua merupakan doa yang amat mustajab, paling utama doa seseorang bunda, karna doa dari mereka buat anaknya dapat menembus langit, entah doa baik maupun kurang baik.

bisa jadi sebagian orang masih tidak siuman kalau mungkin kesuksesan - kesuksesannya sepanjang ini merupakan buah dari doa orang tua kepada allah tanpa dia tahu. dan juga seseorang bunda itu tanpa disuruh tentu hendak senantiasa mendoakan anaknya di masing - masing nafasnya ketika bermunajat kepada allah. tetapi seseorang anak belum tentu senantiasa berdoa buat orang tuanya.

barangkali pula kita suka meringik tentang watak kurang baik orang tua, entah karna bunda nya cerewet, suka turut campur, suka nyuruh - nyuruh, tidak gaul dan juga lain sebagainya. bila serupa ini hingga tragis. mengapa tragis? karna sangat fokus dengan secuil ketiadaan orang tua dan juga melupakan segudang kebaikan yang telah dikasih kepada kita sepanjang ini.

baca pula: jadi hafidz qur’an di sela - sela waktu kuliah, mungkinkah?

di luar situ bisa jadi terdapat orang - orang di pinggir jalanan, di dasar kolong jembatan dan juga di tempat yang lain mereka pula suka meringik, tetapi yang mereka keluhkan yakni bukan karna watak orang tua mereka, tetapi mereka meringik karna mereka tidak memiliki lagi orang tua.

bersyukurlah bila masih memiliki orang tua. bila mau ketahui kerasanya tidak memiliki orang tua, coba tanyakan kepada mereka yang salah satu orang tuanya telah tiada. bisa jadi perasaan mereka amat berkecil hati dan juga ketiadaan motivasi dalam hidup.

coba bayangkan bila kita tidak memiliki orang tua, kala kita hendak berangkat ke luar rumah buat sekolah ataupun bekerja, tidak terdapat lagi tangan yang bias kita cium. tidak terdapat lagi santapan yang ada di meja makan dikala kita kembali. kala hari lebaran rumah merasa hening dan juga lebaran merasa tanpa arti.

sesuatu kala aku sempat mengalami seseorang orang sebelah kala menyiram tembakau mengatakan pada anaknya sembari meneteskan air mata: " mudah - mudahan melaratmu aku aja yang tanggung nak, mudah - mudahan hidup kamu dimudahkan oleh allah. "

doa orang tua serupa diatas sesungguhnya tipikal aja, alias biasa dan juga lumrah. cuma aja, kala cerita ini dikisahkan seorang diri oleh anak miskin dan juga memiliki masa kemudian kelam hinggak kesimpulannya menggapai kesuksesan pada masa kininya hingga cerita ini hendak mempunyai getaran yang berubah. amat mengharukan.

modal utama kesuksesan seseorang anak merupakan doa orang tuanya. bila kita merupakan orang tua, jangan sempat bosan bosan buat mendoakan kanak - kanak kita. bahwa kita merupakan anak, jangan sekali kali anggap remeh kedudukan doa orang tua kita. bahwa kita sudah sukses, yakinilah kalau dalam kesuksesan kita terdapat doa orang tua bagaikan ruh kesuksesan itu seorang diri. kemudian, sudahkah kita berbuat suatu buat orang tua kita?

anak orang sebelah yang aku ceritakan diatas, cuma memiliki 2 stel pakaian dan juga celana, sepatunya sepatu rusak dan juga itupun hanya sejoli aja. anak tersebut senantiasa tersenyum walaupun hidupnya juga tidak memiliki masa depan yang jelas. salah satunya penguat semangatnya merupakan suara orang tuanya yang senantiasa terngiang di telinganya: " mudah - mudahan cukup aku aja yang melarat, mudah - mudahan engkau senang. "

kala anak tersebut sudah beranjak berusia, terdapat seseorang ulama besar yang mau menjadikannya menantu. seluruh tetangganya mencibirnya dan juga mengatakan: " kok memilihnya jadi menantu, apa yang dapat diharapkan, ia takkan dapat membikin senang. "

si calon mertua tidak bertanya pekerjaan dan juga penghasilannya. bertanya permasalahan duniawi cuma jadi penghinaan kala memandang dalil baju dan juga celananya jauh dari kata simpel, nampak sebagian sisa jahitan cukup banyak.

persoalan mertuanya cuma satu: " apa kalian dapat ngaji nak? " dijawabnya dengan anggukan kecil. " kemudian dinikahkanlah ia dengan putrinya yang taat kepada orang tua.

masya allah, mertua yang amat wirai, mendahulukan pertimbangan agama dalam mencari menantu.

dikala ini anak orang sebelah aku itu jadi lelaki yang diberkahi allah. harta yang dimilikinya dapat dikatakan lebih dari cukup, memiliki anak shalih shalihah dan juga kehidupan yang damai senang.






( sumber: http:// www. wajibbaca. com/2016/12/renunglah-doa-orang-tua-adalah-modal. html )